Bukber Siloka – Patrah KBI – Garda Patrah dalam Rangka Memperingati Haul Sultan Hasanudin Banten, 11 Juni 2018 (Ramadhan 1439H)

Buka puasa bersama keluarga besar Lembaga Masyarakat Pelestari Budaya Banten Siloka (Silaturahmi Golok Pusaka), PATRAH KBI dan Garda Patrah KBI pada hari Senin tanggal 11 Juni 2018 di Saung Golok Gede Kp. Citaman Ciomas Banten dalam rangka memperingati haul Sultan Hasanudin Banten ke 448 dengan mengusung tema “Sebagai Insan Kamil Menjadikannya Marwah Banten untuk Agama,

Silahkan berbagi :

PROFIL GARDA PATRAH KBI

Garda Patrah KBI adalah salah satu unit divisi di bawah organisasi PATRAH KBI yang  didirikan pada tanggal 18-08-2017. Garda Patrah KBI merupakan barisan pengamanan dan pelestari seni budaya warisan leluhur Banten seperti kesenian debus, pencak silat terumbu, bandrong, singa manda, dll yang berlandaskan akidah ahlussunnah waljamaah yang siap menjadi pembela Ulama, bangsa dan NKRI. Garda

Silahkan berbagi :

BANTEN SEBELUM MASUKNYA ISLAM

BANTEN SEBELUM ISLAM A. TINGKAT KEHIDUPAN MASA PRASEJARAH Wilayah Banten yang terletak di ujung barat pulau Jawa, tepatnya antara 105°6` sampai 106°46` BT dan 5°46` sampai 7°1` LS. Dikelilingi Laut Jawa di sisi utara, Selat Sunda di sisi barat dan Samudra Hindia di sisi selatan. Pulau-pulau di sekitarnya antara lain: Pulau Panaitan, Pulau Rakata, Pulau

Silahkan berbagi :

Pengantar: Catatan Masa Lalu Banten

Ibnu Khaldun (1322 – 1406) seorang cendekiawan muslim berpendapat bahwa sejarah pada hakekatnya adalah kisah masyarakat atau kisah kebudayaan yang merupakan perubahan-perubahan manusia secara sadar sebagai usaha untuk menyempurnakan perikehidupannya. Dalam perubahan-perubahan itu termasuk perubahan pada lingkungan alam sekitarnya yang merupakan hukum yang ditetapkan oleh Al- Khalik untuk manusia ciptaan-Nya. Sejarah adalah gambaran masa lalu

Silahkan berbagi :

SULTAN AGENG TIRTAYASA

Asal Usul Sultan Ageng Tirtayasa Apabila kita pergi bertamasya ke sebuah tempat, 10 Km di sebelah utara kota Serang, yaitu tempat yang dalam masa-masa sejarahnya terkenal dengan nama Banten, maka akan tampaklah di sana-sini puing-puing bekas keraton, benteng-benteng, toko-toko, meriam-meriam kuno, jembatan rante dan sebagainya. Malahan di antara bangunan-bangunan lama itu ada pula yang masih tegak berdiri,

Silahkan berbagi :
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.