PROFIL GARDA PATRAH KBI

Garda Patrah KBI adalah salah satu unit divisi di bawah organisasi PATRAH KBI yang  didirikan pada tanggal 18-08-2017.

Garda Patrah KBI merupakan barisan pengamanan dan pelestari seni budaya warisan leluhur Banten seperti kesenian debus, pencak silat terumbu, bandrong, singa manda, dll yang berlandaskan akidah ahlussunnah waljamaah yang siap menjadi pembela Ulama, bangsa dan NKRI.

Garda Patrah dibentuk sebagai wujud kecintaan terhadap seni budaya Banten yang bernapaskan islam.  Salah satu kesenian Banten misalnya debus, diadopsi dari bahasa arab ‘addabus’  ( الدبوس ) yang artinya besi yang di pukul dengan gada. Dalam khazanah budaya Banten juga terdapat pencak silat terumbu, bandrong, silat singa manda kaserangan, dll sebagai warisan kekayaan seni budaya Indonesia yg perlu di lestarikan agar generasi sekarang dan akan datang dapat menapak tilasi jejak para leluhur mereka yg memiliki sanad keilmuan,  tarekat dan  akhlak sebagaimana para sultan Banten khususnya.

Visi Misi dari Garda Patrah KBI adalah membentuk anggota-anggotanya agar memiliki karakter yang bermartabat dan berakhlakul karimah dan siap membela agama, ulama, bangsa serta siap membela dan menjaga keutuhan NKRI tercinta.

Lambang Garda Patrah KBI mengandung arti:

Dua sayap adalah dua kalimah syahadat.  Paku Banten / almaddad adalah simbol debus sebagai salah satu kesenian Banten yang dibanggakan. Adapun lambang PATRAH KBI didalamnya menunjukkan PATRAH KBI sebagai organisasi induk, berisi gambar mahkota sultan Banten.

Garda Patrah KBI adalah bentuk perwujudan pelestarian seni budaya Banten yang juga digunakan sebagai salah satu media dakwah/syiar Islam sebagaimana juga pernah digunakan oleh para awliya dan alim ulama Banten terdahulu sebagai alat pertahanan agama, negara, nusa dan bangsa. Terbukti dalam catatan sejarah,  dimana ksatria-ksatria Banten dengan gagah berani melakukan perlawanan kepada pasukan bersenjata Belanda dan penjajah asing lainnya, seperti pasukan ksatria Banten dibawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa yang paling ditakuti oleh Belanda, peperangan melawan pasukan Deandles dalam mempertahankan kedaulatan kesultanan Banten, peristiwa geger cilegon dll hingga masa menjelang kemerdekaan Republik Indonesia.

Susunan Pengurus Garda Patrah KBI per Desember 2017:

Dewan syuro: KH Rusydi Buni Ayu Tanggerang

Dewan pembina: H. Tb. Taufik Maulana SH, Tb. Fathullah AlFontani, Tb. Muhammad Thobaristan Spdi Munjul, Tb. Baenuri Sukabumi, Ust. Sabni, ilyas, Asmeri dan Arman

Ketua Garda Patrah KBI: Tb. Naseh Spdi
Wakil Ketua: Saindan
Sekertaris: Amirul Mukminin
Bendahara: Muammar

Kordinator Lapangan:
1. Mas’ud
2. Roni

Alamat Sekretariat Pusat Garda Patrah KBI:

Majlis Ta’lim Al-Ikhlas, pimpinan Tubagus Naseh dan Majlis Ta’lim Muhtadin, pimpinan Tubagus Fathullah. Kp. Bayongbong RT. 17 Desa Linduk Kec. Pontang, Kab. Serang – Banten

Diantara kriteria-kriteria untuk mendaftar sebagai anggota diantaranya memiliki ilmu beladiri atau pernah belajar beladiri, berkelakuan baik, mengisi formulir bio data dan memenuhi persyaratan administrasi lainnya yang ditetapkan pengurus Garda Patrah KBI.

Informasi mengenai Garda Patrah KBI dapat menghubungi Tubagus Naseh Spdi di nomor Hp. 085888141980 atau Tubagus Rohman di 085777625402.


Posted by: Tubagus Fathullah AlFontani

Silahkan berbagi :

Silahkan berbagi Postingan ini !

2 Komentar

  1. Tb Muhamnad.soleh

    Reply

    Tubagus.Muhammad.soleh
    Tubagus.Achmad.soechendar
    Tubagus.Muchtar
    Tubagus.otong istara

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.