Gelar Keluarga Kesultanan dan Sistem Jabatan Bangsawan Banten

(Diterjemahkan dari  Tesis Doktor, penulis: Dinar Bontharm, B.A (Chulalongkorn), M.A. (London) – The University of Hull, “The Sultanate of Banten AD 1750-1808: A social and cultural history, Chapter 3 sub chap 4) Jabatan dan gelar lazim digunakan sebagai susunan hirarki, prioritas, peran dan tanggung jawab seseorang dilingkungan masyarakatnya. Di negara-negara Asia Tenggara sejak dahulu sampai

Silahkan berbagi :

Tiga Ukuran Kehebatan Seseorang Muslim

*TIGA UKURAN KEHEBATAN SESEORANG* :قال الإمام الشافعي رحمه الله :جوهر المرء في ثلاث Imam Syafi’i berkata: kehebatan seseorang terdapat pada tiga perkara ● :كتمان الفقر حتى يظن الناس من عفتك أنك غني 1. Kemampuan menyembunyikan kemelaratan, sehingga orang lain menyangkamu berkecukupan karena kamu tidak pernah meminta. ● :وكتمان الغضب حتى يظن الناس أنك راض 2.

Silahkan berbagi :

Percantiklah Bathinmu Lebih Dari Mempercantik Dzohirmu

وعليك) يا أخي بإصلاح سريرتك) حتى تصير خيراً من علانيتك الصالحة، وذلك لأن السريرة موضع نظر الحق، والعلانية مطمح نظر الخلق، وما ذكر الله تعالى السر والعلن في كتابه إلا وبدأ بذكر السر وكان من دعائه عليه الصلاة والسلام: “اللهم اجعل سريرتي خيراً من علانيتي واجعل علانيتي صالحة” ومتى صلحت السريرة صلحت العلانية لا محالة،

Silahkan berbagi :

Deskripsi Tentang Banten Lama

A.  TATA LETAK DAN PERKEMBANGAN KOTA KESULTANAN BANTEN Sebagaimana layaknya sebuah kota Islam, Banten Lama juga memiliki beberapa ciri yang secara umum ditemukan pada kota-kota Islam yang sejaman di beberapa bagian dunia. Pusat-pusat kegiatan kemasyarakatan yang terpenting ─ sebagaimana masyarakat muslim di Indonesia, Afrika, dan negara-negara Arab ─ kota Islam memiliki ciri dengan adanya istana, pasar-pasar dan masjid-masjid. Pemukiman dibagi menurut pekerjaan

Silahkan berbagi :

PERAN ULAMA DI TUBUH KESULTANAN BANTEN

Dalam perkembangan kesejarahan Banten peran ulama sejak berdirinya Kesultanan Banten sangatlah menentukan. Bahkan berdirinya kesultanan Banten itu sendiri didahului dengan motif penyebaran agama dan menolak kehadiran Portugis ─ yang gigih menghancurkan Islam dalam semangat Perang Salib. Pendiri kesultanan Banten pun, Syarif Hidayatullah, adalah seorang ulama yang kemudian dilanjutkan oleh anaknya, Pangeran Hasanuddin, juga seorang da’i yang

Silahkan berbagi :

Kesultanan Banten di Masa Kekuasaan Penjajah

Akibat politik adu-domba yang dilakukan kompeni Belanda di Banten, maka perang dalam tubuh keluarga pun sulit terelakkan lagi. Dengan bantuan personil tentara kompeni, melalui tipu daya licik, akhirnya Sultan Ageng Tirtayasa dapat ditangkap dan dipenjarakan sampai meninggalnya. Sultan Haji mau tidak mau harus bersedia menandatangani perjanjian damai dan pembayaran kerugian perang yang telah dikeluarkan kompeni.

Silahkan berbagi :

SEJARAH KESULTANAN BANTEN

MASA PEMERINTAHAN KESULTANAN BANTEN A. MAULANA HASANUDDIN (1552 – 1570) Dalam Babad Banten menceritakan bahwa Sunan Gunung Jati dan putranya, Hasanuddin, datang dari Pakungwati (Cirebon) untuk mengislamkan masyarakat di daerah Banten. Mula-mula mereka datang di Banten Girang, lalu terus ke selatan, ke Gunung Pulosari, tempat bersemayamnya 800 ajar yang kemudian semuanya menjadi pengikut Hasanuddin. Di lereng Gunung

Silahkan berbagi :
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.